Teori Pers Otoritarian
Kelebihan:
- Kestabilan sebuah Negara terjamin.
- Negara menjadi aman dari berita yang meresahkan.
- Karena adanya kontrol dan pengawasan yang kuat, menimbulkan kesan yang teratur dan disiplin.
Kekurangan:
- Pers monoton dan tidak berkembang karena terlalu di kontrol.
- Terlalu memaksakan tujuan-tujuan pemerintah atau golongan-golongan penguasa.
- Kepemilikan sebuah media tergantung pada lisensi yang diberikan pemerintah, menjadikan tingkat Korupsi, Kolusi dan Nepotisme marak berkembang.
Teori Pers Libertarian
Kelebihan:
- Tujuan utama media massanya adalah melayani masyarakat, sehingga pemberitaan semakin kreatif, dan beragam.
- Fungsi persnya adalah meyebarkan informasi, menghibur dan juga mencari kebenaran/ jalan keluar terhadap suatu kasus.
- Dapat membuat masyarakat menjadi lebih kritis terhadap suatu isu atau pemberitaan.
Kekurangan:
- Karena sedikitnya kontrol dan pengawasan dari pemerinta, menimbulkan kesan yang tidak teratur, ’semrawut’ bahkan kadang membingungkan, sehingga membuat masyarakat harus lebih selektif dalam memilih media massa yang akan dikonsumsi.
- Tidak adanya batasan dalam pemberitaan, terkadang banyak berita yang meresahkan masyarakat, walaupun maksudnya untuk kebaikan masyarakat sendiri, misalnya untuk lebih berhati-hati dalam menghadapi kriminalisme.
- Yang berhak mempunyai media massa adalah mereka yang berduit, yang ujung-ujung nya mengarah pada kapitalisme.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar